Prestasi
Kurasi liputan jurnalistik, siaran pers resmi, dan kabar pendidikan terverifikasi langsung dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Tinjau Lokasi SNT di Banyumas, Pusat Mutu Pendidikan untuk Murid Berprestasi
Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, 31 Juli 2026 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan menindaklanjuti mandat Presiden melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan. Sebagai langkah nyata memperluas akses layanan pendidikan bermutu bagi generasi bangsa, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq meninjau langsung kesiapan lahan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di kawasan Bumi Perkemahan Kendalisada, Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Peninjauan ini memastikan bahwa ketersediaan luas lahan yang dipersiapkan telah memadai dan sesuai dengan regulasi yang berlaku agar proses pembangunan fisik dapat segera dimulai pada Oktober mendatang, sehingga tahun depan fasilitas tersebut sudah dapat dimanfaatkan oleh para murid. Program SNT dirancang khusus untuk mewadahi potensi putra-putri bangsa yang berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik, melalui konsep sekolah satu atap jenjang SMP dan SMA. Melalui pola pembelajaran yang terintegrasi ini, pemerintah ingin memastikan terbangunnya ekosistem pendidikan yang berkelanjutan agar para lulusan memiliki daya saing tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi berkualitas. Usai meninjau lokasi lahan, Wamen Fajar melanjutkan ke SMKN 1 Kalibagor untuk menyapa langsung para calon murid yang tengah mengikuti tes seleksi skolastik susulan. Dalam kesempatan tersebut, Fajar mengapresiasi tinggi
Tingkatkan Edukasi Gizi di Sekolah, Kemendikdasmen Gelar Pelatihan Gizi untuk Prestasi
Jakarta, Kemendikdasmen – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition (SEAMEO RECFON), Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen, serta Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menutup rangkaian Pelatihan Daring Gizi dan Kesehatan untuk Anak Usia Sekolah dan Remaja melalui implementasi Program Gizi untuk Prestasi/Nutrition Goes to School (NGTS) bagi sekolah dan madrasah pada 7 Mei 2026. Pelatihan yang berlangsung selama lima minggu ini diikuti guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan dari satuan pendidikan sekolah maupun madrasah di 125 kabupaten/kota pada 33 provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga pendidik dalam menyampaikan edukasi terkait gizi dan kesehatan anak usia sekolah dan remaja, sekaligus menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) program gizi berbasis sekolah dan madrasah sebagai penguatan Program Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) dan Gerakan Sekolah Sehat di satuan pendidikan. Program Gizi untuk Prestasi merupakan bagian dari upaya penguatan gizi dan kesehatan anak usia sekolah dan remaja melalui peningkatan kapasitas tenaga pendidik di sekolah dan madrasah. Program ini juga mendorong penerapan program gizi berbasis sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, mendukung tumbuh kembang peserta didik, serta berkontribusi
Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N
Kemendikdasmen, 9 Maret, 2026 - Di timur Indonesia, tepatnya di kota Jayapura yang mempesona, seorang remaja berdiri di atas panggung dengan suara yang bergetar, bukan karena takut, melainkan karena haru. Namanya Jean Evanz Diana Manobi, akrab disapa Eva. Siswi SMA Negeri 4 Jayapura ini menorehkan prestasi membanggakan sebagai peraih medali perunggu cabang ajang Menyanyi Solo Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025. Lahir di Jayapura, 6 Maret 2008, Eva menceritakan awal perjalanan prestasinya. Ia mengaku mulai menunjukkan minat pada dunia tarik suara sejak duduk di bangku sekolah dasar. Lingkungan keluarga yang gemar bernyanyi menjadi ruang awal tumbuh kecintaan terhadap seni musik. Kesungguhannya dimulai saat ia mengikuti lomba menyanyi dalam peringatan hari ulang tahun SMA Negeri 4 Jayapura, saat itu ia masih duduk di kelas III SMP. Tak disangka, ia berhasil meraih Juara II dan memperoleh tiket masuk sekolah tersebut. Sejak saat itu, Eva aktif mengikuti berbagai lomba menyanyi di tingkat kota, termasuk ajang Bintang Radio dan kompetisi yang diselenggarakan perguruan tinggi setempat. “Awalnya saya memang suka bernyanyi sejak SD hingga SMP, waktu saya SMP kelas III saya pertama kali mengikuti lomba nyanyi dalam memperingati HUT SMA Negeri 4 Jayapura, dan puji Tuhan saya mendapatkan Juara II dan mendapatkan
Sekolah Terintegrasi, Ruang Tumbuh Prestasi dari Berbagai Latar Belakang
Depok, Jawa Barat, 12 Februari 2026– Penguatan pemerataan dan mutu pendidikan menjadi salah satu fokus kebijakan nasional di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden menyampaikan pentingnya menghadirkan model pendidikan yang mampu menjangkau seluruh wilayah secara lebih merata sekaligus meningkatkan kualitas layanan pembelajaran. Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, konsep Sekolah Terintegrasi dipaparkan dalam Konsolidasi Nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 di Depok, Jawa Barat, Selasa (11/2). Dalam kesempatan tersebut, Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Pembelajaran dan Sekolah Unggul, Arif Jamali, menyampaikan bahwa Sekolah Terintegrasi dirancang sebagai jawaban atas tantangan mendasar pendidikan di Indonesia. “Sekolah Terintegrasi ini menjawab dua masalah utama pendidikan, yaitu mutu yang belum optimal dan timpang antarwilayah,” ujarnya. Arif menjelaskan bahwa Sekolah Terintegrasi tidak sekadar menghadirkan sekolah dengan fasilitas lengkap, tetapi membangun sistem yang terstruktur dan berkelanjutan dalam satu kawasan pendidikan terpadu. “Sekolah Terintegrasi akan membangun sistem yang memastikan layanan pendidikan berkualitas, menjadi rujukan bagi sekolah sekitar dalam menyediakan layanan yang efisien dan sesuai kebutuhan, serta menjadi pusat peningkatan dan keberlanjutan mutu pendidikan di satu wilayah,” jelasnya. Sebagai informasi, Sekolah Terintegrasi bersifat inklusif dan bebas pungutan biaya. Berbeda dengan Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin (desil 1
Kemendikdasmen Tingkatkan Ekosistem Talenta di Satuan Pendidikan Melalui BOS Kinerja Prestasi
Jakarta, Kemendikdasmen — Sebagai komitmen Pemerintah untuk meningkatkan ekosistem talenta di satuan pendidikan guna membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Pusat Prestasi Nasional) menyelenggarakan Webinar “Menyalakan Prestasi, Membangun Talenta: Sosialisasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja Prestasi tahun 2025” pada Kamis (19/6). Kegiatan ini merupakan upaya dalam mewujudkan pembangunan SDM unggul yang merupakan bagian dari Asta Cita ke-4 dalam visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sebagai penerjemahan dari Asta Cita, Kemendikdasmen menginisiasi berbagai program prioritas salah satunya adalah pengembangan talenta dan prestasi siswa. “BOS Kinerja Prestasi adalah instrumen yang sangat penting dalam rangka mewujudkan visi besar Kemendikdasmen yaitu Pendidikan Bermutu untuk Semua. Tentu ini selaras dengan visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) tahun 2025-2029 dan jadi bagian terpenting dalam penguatan SDM Nasional yang tertuang dalam Asta Cita ke-4,” jelas Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta, Mariman Darto. Mariman menegaskan pentingnya peran Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota serta satuan pendidikan dalam mengembangkan talenta melalui BOS Kinerja Prestasi. “Kami ingin memastikan agar sekolah-sekolah terus mengembangkan talenta murid apapun latar belakangnya. Semua murid mendapatkan akses yang sama untuk bisa tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dalam ajang talenta nasional maupun internasional,” tuturnya. “Ini menjadi tugas kita
Membanggakan, Indonesia Raih Prestasi di Festival Syair Internasional di Mesir
Kairo, Kemendikdasmen – Syair mampu membawa harapan seorang anak muda Indonesia berkiprah di kancah internasional. Lewat kecintaannya akan karya syair sejak tingkat sekolah dasar (SD), Muhammad Arsyil Azhim, sukses meraih penghargaan Piagam Putra Mahkota Fujairah, Uni Emirat Arab (UEA), dalam Festival Syair Internasional di Kairo pada Rabu (21/5). Pada malam final Festival Syair International di Universitas Al-Azhar tersebut, turut hadir Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo, Abdul Muta'ali, yang diundang sebagai tamu kehormatan bersama putra mahkota Fujairah Uni Emirat Arab, Pangeran Mohammed bin Hammad El-Syarqi. Acara dilaksanakan dengan kolaborasi bersama Balai Syair Arab Propinsi Fujairah UEA. Acara ini berhasil menarik perhatian dengan kehadiran empat mahasiswa asing dari tiga negara yang berhasil lolos. Selain Muhammad Arsyil Azhim dari Indonesia, mahasiswa internasional lainnya yaitu Saidah Abdul Aziz dan Abdurrahman Ibrahim dari Nigeria, serta Nur Nasyaat dari Palestina. Abdul Muta'ali, menyatakan bahwa bakat berbahasa dan bersyair dalam bahasa Indonesia merupakan landasan penting dalam kesuksesan para finalis, termasuk Muhammad Arsyil Azhim. “Syair berperan penting dalam membentuk jiwa dan peradaban bangsa. Itulah sebabnya penguasaan atas literasi sastra sangat penting dipelajari sejak tingkat pendidikan dasar,” ungkapnya. Selanjutnya, Arsyil, mahasiswa Indonesia asal Lombok semester 4 Fakultas Bahasa Arab, Universitas Al Azhar,
Wujudkan Prestasi yang Inklusif, Kemendikdasmen Bina ABK untuk Ikuti Ajang Tata Boga Internasional
Bogor, 27 Mei 2025 — Sejalan dengan visi besar Pendidikan Bermutu Untuk Semua yang menghadirkan pendidikan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menggelar Pembinaan Tahap II Tata Boga yang diikuti siswa-siswi berkebutuhan khusus pemenang ajang talenta Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Disabilitas pada 18 s.d. 24 Mei 2025 di Bogor, Jawa Barat. Pembinaan ini diselenggarakan untuk membentuk tim nasional Indonesia dalam menghadapi ajang internasional di bidang tata boga yaitu The 14th Salon Culinaire pada 22 s.d. 25 Juli 2025 mendatang di Jakarta, Indonesia. Peserta pembinaan Tata Boga merupakan para siswa-siswi pemenang LKS Disabilitas bidang Tata Boga tahun 2024 yang diundang oleh Puspresnas, Kemendikdasmen. Secara terpisah, Kepala Pusat Prestasi Nasional, Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono, menegaskan bahwa Kemendikdasmen melalui Pusat Prestasi Nasional terus berupaya memberikan fasilitasi dan pelayanan yang terbaik bagi talenta berprestasi termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. “Lewat pembinaan ini diharapkan anak-anak dapat mengasah keterampilan, bakat, serta menemukan potensi terbaiknya. Semua siswa dapat berprestasi dan menjadi anak-anak yang hebat,” ujar Irine pada pada Selasa (20/5). “Buktikan adik-adik dapat berprestasi setinggi-tingginya dan mengharumkan nama Indonesia di ajang talenta internasional," ucap Irene. Sebanyak delapan siswa berkebutuhan khusus yang mengikuti Pembinaan
Malam Tasyakuran Pendidikan Nasional 2025 : Momen Berikan Penghargaan Pemda dan LPTK Berprestasi
Jakarta, Kemendikdasmen - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan sejumlah penghargaan dalam agenda Malam Tasyakuran Pendidikan Nasional 2025 yang berlangsung di Kantor Kemendikdasmen, pada Senin (26/5). Apresiasi ini diberikan kepada para pemangku kepentingan pendidikan yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mendukung pemerataan, peningkatan mutu guru, serta keberhasilan program strategis seperti Program Indonesia Pintar (PIP), Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM). Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menerima penghargaan atas komitmennya dalam pengelolaan Program Indonesia Pintar (PIP). Dalam keterangannya, Thomas menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. "Ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari tenaga pendidik, staf administrasi, hingga dukungan masyarakat. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di daerah kami, terutama dalam tata kelola PIP," ujarnya. Thomas menambahkan bahwa upaya pemerataan akses pendidikan harus didukung oleh kebijakan yang inklusif, pendataan akurat, dan distribusi bantuan yang transparan. Dinas Pendidikan Lampung sendiri telah mengembangkan strategi agar PIP tepat sasaran, seperti sistem pendataan terintegrasi, sosialisasi intensif, serta pemantauan dan evaluasi berkala. “Kami juga menjalin kemitraan dengan tokoh masyarakat dan desa agar siswa-siswa yang tidak terdata secara formal tetap bisa terjangkau,” jelasnya. Di sisi lain, Kepala Bidang GTK, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan,
SPMB 2025: Mendekatkan Prestasi Merangkul Anak Bangsa dengan Layanan Pendidikan yang Inklusif
Bandung, Kemendikdasmen – Penerimaan Peserta Didik baru (PPDB) yang kini bertransformasi menjadi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) membawa angin segar bagi sektor pendidikan di tahun 2025. Tak hanya sekadar mengubah nama, langkah ini menjadi gerbang peluang yang lebih besar bagi calon murid di berbagai daerah untuk merasakan layanan pendidikan yang lebih adil dan merata. Keyakinan akan adanya perbaikan sistem pada SPMB ini turut disampikan oleh Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Deden Saepul Hidayat. Deden menegaskan bahwa perubahan ini adalah hasil kajian yang diharapkan dapat menyelaraskan kebutuhan pendidikan dan aspirasi masyarakat. Dengan adanya transformasi ini, seluruh lapisan masyarakat, baik dari daerah perkotaan maupun pedesaan, memiliki kesetaraan dalam mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas dengan mengedepankan keadilan. “Kami percaya, SPMB akan memberi kesempatan yang lebih besar bagi siswa tidak hanya berdasarkan jarak domisili, tetapi juga berdasarkan prestasi yang mereka miliki. Dengan begitu, sistem ini menjadi lebih adil dan memberikan peluang yang sama bagi seluruh murid dengan berbagai latar belakang,” Tutur Deden. Selaras dengan Deden, Kepala SMA Negeri 4 Bandung, Sucipta, juga memberikan suara terkait harapannya mengenai keberlanjutan sistem SPMB yang baru dicetuskan. “Perubahan ini, terutama dalam jalur prestasi dan domisili, diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi siswa/i untuk
Partisipasi Semesta Inspiratif Pemprov Aceh: Sekolah Unggul dan Beasiswa Yatim/Piatu Berprestasi
Depok, 30 April 2025 – Selaras dengan tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam penyelenggaraan Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2025, kabar inspiratif tentang kolaborasi membangun pendidikan di tanah air turut hadir dari cerita Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Aceh. Ditemui di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia, Depok, Selasa, (29/4), Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK), Jhon Abdi, mengatakan, “Terdapat dua program Pemda Aceh yang akan diimplentasikan mulai tahun 2025, yaitu pengembangan Sekolah Unggul dan Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) bagi siswa yatim/piatu berprestasi,” jelasnya yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh. Program Sekolah Unggul Program Sekolah Unggul yang diselenggarakan oleh Pemda Provinsi Aceh merupakan program yang mendukung kebijakan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Mulai Tahun Ajaran 2025/2026, pemda telah menyiapkan 17 Sekolah Unggul jenjang SMA. Pada tahun pelajaran 2026/2027, pemda akan menyiapkan 8 (delapan) SMA lagi yang akan berstatus Sekolah Unggul. “Sehingga total Sekolah Unggul jenjang SMA di 23 kabupaten/kota se-provinsi Aceh secara relatif akan lebih merata,” ujarnya optimistis. Adapun SMA Negeri 10 Fajar Harapan Kota Banda Aceh, akan menjadi salah satu acuan utama implementasi dan
Mendikdasmen Ajak Pelajar Indonesia di Kota Kinabalu Gapai Asa Jadi Generasi Muda Berprestasi
Kota Kinabalu, Kemendikdasmen – Senin petang, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti, lakukan lawatan kenegaraan ke Malaysia pada tanggal 27 Januari 2025. Lawatan resmi tersebut dilakukan saat mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menemui Raja dan Perdana Menteri Malaysia, dan ini merupakan kunjungan pertama Menteri Mu`ti ke luar negeri sejak diangkat menjadi Mendikdasmen. Seusai mendampingi Presiden RI dalam pertemuan bilateral antara Indonesia dan Malaysia di Kuala Lumpur, Menteri Mu`ti bertolak menuju Kota Kinabalu didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto serta Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Kuala Lumpur, Muhammad Firdaus. Setibanya di Kota Kinabalu, Mendikdasmen disambut oleh Konsul Jenderal (Konjen) RI Kota Kinabalu, Rafail Walangitan dan Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), Sahyuddin. Keesokan harinya, Menteri Mu`ti meninjau Kompleks SIKK dilanjutkan dengan dialog pendidikan yang dilaksanakan di Dewan Futsal SIKK bersama sekitar 250 orang peserta yang terdiri dari pelajar, guru, wali murid SIKK, Guru Community Learning Centre (CLC) dan Staf KJRI Kota Kinabalu. “Kehadiran saya beserta romobongan merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam memperhatikan pendidikan anak-anak Indonesia di luar negeri, khususnya di Malaysia,” ungkap Menteri Mu`ti mengawali sambutannya. Mendikdasmen menambahkan bahwa layanan pendidikan untuk anak Indonesia di Malaysia
Gelar Karya Prestasi Anak Bangsa 2024 Mendorong Inovasi Sosial dalam Pengembangan SDM Unggul
Jakarta, Kemendikdasmen - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menggelar acara Gelar Karya Prestasi Anak Bangsa 2024 pada 11 dan 12 Desember 2024 di Jakarta. Acara ini merupakan ajang yang mempertemukan berbagai proyek sosial dan inovasi dari anak bangsa yang bertujuan untuk memperkenalkan karya-karya luar biasa dari para peserta didik kepada masyarakat luas. Gelar Karya ini bertujuan untuk mempublikasikan inisiatif sosial dan talenta unggul yang dihasilkan oleh para peserta didik penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Program Sarjana Angkatan 4. Selain itu, acara ini juga berfungsi untuk mendorong kolaborasi antara berbagai pihak dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul serta memotivasi peserta didik lainnya untuk mengembangkan proyek kebaikan mandiri.Pada acara ini, Mendikdasmen, Abdul Mu’ti menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap karya-karya yang dipamerkan oleh para peserta, yang tidak hanya menonjolkan inovasi, tetapi juga memiliki dampak sosial yang signifikan. “Gelar Karya Prestasi Anak Bangsa adalah wadah bagi para generasi muda untuk berkreasi, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Kami berharap ini dapat menjadi contoh bagi banyak anak muda lainnya untuk mengembangkan potensi diri dan berkontribusi pada kemajuan bangsa,” ujar Menteri Mu’ti dalam sambutannya, pada Rabu (11/12).Gelar Karya Prestasi Anak Bangsa 2024 menampilkan 126 proyek