Bahasa Indonesia Kian Dikenal di Mesir dari Sekolah hingga Perguruan Tinggi
Kairo, Mesir, 2 November 2026 – Internasionalisasi Bahasa Indonesia di Mesir memasuki babak baru. Tidak hanya dipelajari melalui program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Bahasa Indonesia kini juga diajarkan sebagai bidang studi akademik di Universitas Al-Azhar. Perkembangan ini semakin memperluas ruang diplomasi pendidikan Indonesia, mulai dari perguruan tinggi hingga sekolah menengah atas di Mesir. Sejak diresmikan pada 6 November 2025, Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Al-Azhar telah menunjukkan tingginya minat mahasiswa Mesir untuk mempelajari Bahasa Indonesia. Dalam dua tahun akademik, yakni 2025–2026 dan 2026–2027, program studi tersebut tercatat menjadi salah satu program studi yang paling diminati mahasiswa Mesir, dengan jumlah mahasiswa baru mencapai 350 orang dan total mahasiswa sebanyak 600 orang. Atas upaya penguatan program studi tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Kairo, Abdul Muta’ali, menerima penghargaan dari Dekan Fakultas Bahasa dan Terjemah Universitas Al-Azhar. Menariknya, kehadiran program studi tersebut justru turut memperkuat program BIPA, bukan mengurangi peminatnya. Sekitar 20 persen mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia juga mendaftar sebagai pemelajar BIPA untuk mempercepat penguasaan dan meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia di Mesir berkembang melalui dua jalur yang saling melengkapi, yaitu pendidikan akademik dan pembelajaran bahasa bagi penutur
Kairo, Mesir, 2 November 2026 – Internasionalisasi Bahasa Indonesia di Mesir memasuki babak baru. Tidak hanya dipelajari melalui program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Bahasa Indonesia kini juga diajarkan sebagai bidang studi akademik di Universitas Al-Azhar. Perkembangan ini semakin memperluas ruang diplomasi pendidikan Indonesia, mulai dari perguruan tinggi hingga sekolah menengah atas di Mesir. Sejak diresmikan pada 6 November 2025, Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Al-Azhar telah menunjukkan tingginya minat mahasiswa Mesir untuk mempelajari Bahasa Indonesia. Dalam dua tahun akademik, yakni 2025–2026 dan 2026–2027, program studi tersebut tercatat menjadi salah satu program studi yang paling diminati mahasiswa Mesir, dengan jumlah mahasiswa baru mencapai 350 orang dan total mahasiswa sebanyak 600 orang. Atas upaya penguatan program studi tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Kairo, Abdul Muta’ali, menerima penghargaan dari Dekan Fakultas Bahasa dan Terjemah Universitas Al-Azhar. Menariknya, kehadiran program studi tersebut justru turut memperkuat program BIPA, bukan mengurangi peminatnya. Sekitar 20 persen mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia juga mendaftar sebagai pemelajar BIPA untuk mempercepat penguasaan dan meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia di Mesir berkembang melalui dua jalur yang saling melengkapi, yaitu pendidikan akademik dan pembelajaran bahasa bagi penutur
Berita ini dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI (Kemendikdasmen).
Untuk membaca naskah rujukan lengkap dan siaran pers aslinya, silakan akses portal resmi Kemendikdasmen melalui tombol rujukan sumber asli di bawah ini.
Rujukan Sumber Resmi Kemendikdasmen
Berita ini dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Anda dapat membaca naskah rujukan dan siaran pers lengkap langsung dari portal resmi.
Baca Sumber Asli (Kemendikdasmen)Humas Kemendikdasmen
Dewan RedaksiSumber Resmi
Aktif menulis dan meliput agenda sekolah, inovasi sains, serta dinamika pendidikan di rubrik Berita 2 November 2026 (dilihat 808 kali).