PORTAL MEDIA & JURNALISME EDUKASI
SEO.SCH.ID
Berita 30 Oktober 2026 (dilihat 492 kali)Sumber: Kemendikdasmen

Kemendikdasmen Tekankan Literasi Media untuk Bentuk Anak Berpikir Kritis & Bijak di Ruang Digital

Jakarta, 30 Oktober 2026 - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menekankan pentingnya penguatan literasi media dan informasi melalui pendidikan untuk membekali anak dengan kemampuan berpikir kritis, memeriksa kebenaran informasi, serta menggunakan teknologi digital secara bijak dan aman. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Diskusi Nasional dan Lokakarya Penguatan Literasi Media dan Informasi melalui Pendidikan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Pekan Literasi Media dan Informasi Global 2026 (Global Media and Information Literacy Week 2026), di Kemendikdasmen, Kamis (29/10). Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM), Yudhistira Nugraha, mengatakan bahwa anak-anak saat ini tumbuh bersama internet, media sosial, dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Meskipun memiliki kemampuan untuk menguasai teknologi dengan cepat, anak-anak belum tentu memahami risiko dan dampak penggunaannya sehingga tetap membutuhkan pendampingan dari orang tua dan pendidik. “Walaupun anak-anak kita mampu menggunakan teknologi, belum tentu mereka mampu untuk menggunakannya dengan bijak dan aman,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa penguatan kemampuan berpikir kritis diperlukan agar anak tidak menerima begitu saja informasi yang diperoleh melalui teknologi. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam pembelajaran adalah guided learning, yang mendorong siswa untuk berpikir dan menemukan jawaban dengan panduan. “Kalau guided learning itu artinya kalau dia menanyakan satu tambah satu, tidak akan pernah dijawab sama dengan dua.

Humas Kemendikdasmen•30 Okt 2026
2 mnt baca
Sumber: Kemendikdasmen
Kemendikdasmen Tekankan Literasi Media untuk Bentuk Anak Berpikir Kritis & Bijak di Ruang Digital

Jakarta, 30 Oktober 2026 - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menekankan pentingnya penguatan literasi media dan informasi melalui pendidikan untuk membekali anak dengan kemampuan berpikir kritis, memeriksa kebenaran informasi, serta menggunakan teknologi digital secara bijak dan aman. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Diskusi Nasional dan Lokakarya Penguatan Literasi Media dan Informasi melalui Pendidikan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Pekan Literasi Media dan Informasi Global 2026 (Global Media and Information Literacy Week 2026), di Kemendikdasmen, Kamis (29/10). Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM), Yudhistira Nugraha, mengatakan bahwa anak-anak saat ini tumbuh bersama internet, media sosial, dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Meskipun memiliki kemampuan untuk menguasai teknologi dengan cepat, anak-anak belum tentu memahami risiko dan dampak penggunaannya sehingga tetap membutuhkan pendampingan dari orang tua dan pendidik. “Walaupun anak-anak kita mampu menggunakan teknologi, belum tentu mereka mampu untuk menggunakannya dengan bijak dan aman,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa penguatan kemampuan berpikir kritis diperlukan agar anak tidak menerima begitu saja informasi yang diperoleh melalui teknologi. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam pembelajaran adalah guided learning, yang mendorong siswa untuk berpikir dan menemukan jawaban dengan panduan. “Kalau guided learning itu artinya kalau dia menanyakan satu tambah satu, tidak akan pernah dijawab sama dengan dua.

Berita ini dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI (Kemendikdasmen).

Untuk membaca naskah rujukan lengkap dan siaran pers aslinya, silakan akses portal resmi Kemendikdasmen melalui tombol rujukan sumber asli di bawah ini.

Rujukan Sumber Resmi Kemendikdasmen

Berita ini dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Anda dapat membaca naskah rujukan dan siaran pers lengkap langsung dari portal resmi.

Baca Sumber Asli (Kemendikdasmen)
Humas Kemendikdasmen

Humas Kemendikdasmen

Dewan Redaksi

Sumber Resmi

Aktif menulis dan meliput agenda sekolah, inovasi sains, serta dinamika pendidikan di rubrik Berita 30 Oktober 2026 (dilihat 492 kali).